Rubrik Kirana
Berharap Penerus Yang Bisa Membawa Pramuka Cicalengka Lebih Baik Lagi
|
|
comments (0)
|
Sahabat Kirana mari kita berkenalan lebih jauh lagi dengan Ketua Kwartir Ranting Cicalengka. Yaa Bapak Asep Tatang, S.Pd atau yang lebih akrab di sapa “APA..” siapa yang tidak tau dengan beliau, beliau telah menjabat Ketua Kwarran Cicalengka selama 2 Periode ( 2008 – 2011 dan 2011 – 2014 ), itu membuktikan bahwa kepemimpinan Bapak Asep Tatang, S.Pd dalam mengelola Kwarran memang sangat dipercayai oleh seluruh anggota Pramuka Cicalengka.
Kini masa jabatan APA tinggal 1 tahun lagi yang berarti beliau tidak bisa mencalonkan kembali menjadi ketua Kwarran, di sisa masa jabatannya ini beliau berharap nanti pada saatnya akan ada penerus sebagai Ketua Kwarran Cicalengka yang bisa membawa Pramuka Cicalengka lebih baik lagi. APA juga berpesan kepada seluruh Mabigus di Kwarran Cicalengka untuk mulai membina dan mengembangkan Pramuka dimulai dari gugus depan masing-masing dan untnuk melakukan kegiatan yang benar-benaar mendukung untuk perkembangan adik-adik Pramuka kita di tiap gugus depan.
Perlu di ketahui juga APA adalah Pembina sekaligus Penasehat dari Redaksi Kesayangan Pramuka Cicalengka Kirana, APA berharap agar Buletin Kirana ini secepatnya menjadi media resmi anggota Pramuka Cicalengka untuk berbagi Ilmu, berbagi cerita, dan berbagi pengalaman tentang kegiatan pramuka kepada seluruh anggota Pramuka Cicalengka. [Red.]
Untuk Pramuka SMP Maarif Cicalengka yang lebih baik dan kreatif lagi!
|
|
comments (0)
|
Sabtu-Minggu, 16-17 November 2013, tim redaksi Kirana kembali meliput kegiatan kepramukaan pada acara Pelantikan SMP Maarif dan pada tahun 2013 inilah pertama kali dilaksanakan pelantikan kepramukaan di SMP Maarif Cicalengka. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 7 dan dan diselenggarakan dengan meriah pada tahun pertama pelantikan SMP Maarif Cicalengka ini.
Dua orang peserta berhasil diwawancarai yaitu Wildan Triana (7D) dan Rizka (7F) menuturkan kesannya bahwa kegiatan ini menyenangkan, seru, dapat menambah teman, kebersamaan yang tinggi, dan para panitia serta Pembina nya yang sangat ramah dan baik dalam melaksanakan kegiatan pelantikan ini.
Fanny selaku wakil ketua panitia menuturkan pesan dan kesannya bahwa kegiatan ini asik, menyenangkan, dan bisa merasakan bagaimana cape nya mengurusi kegiatan. Fanny berpesan untuk acara ini agar dapat lebih baik, lebih ketat lagi dalam peraturannya, dan untuk pesertanya dapat bisa lebih kreatif. [Red]
KML Angkatan XVIII Kwarcab Kabupaten Bandung "Eksplorasi Potensi Luar Biasa Pramuka Penegak"
|
|
comments (0)
|
Baleendah, 11 – 16 November 2013 KML Angkatan XVIII Kwarcab Kab. Bandung telah diselenggarakan dengan meriah. Setidaknya ada 34 peserta perwakilan masing-masing Kwartir Ranting se-Kabupaten Bandung dan Dewan Kerja Cabang Kab. Bandung yang terdiri dari Pembina & Instruktur muda, salah satunya adalah Kak Dito Purwa yang mewakili Kwarran Cicalengka dan gugus depan 21-117 SMAN 1 Cicalengka. “Dalam kegiatan ini para Pembina dan Instruktur muda ditempa dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan dalam membina gugus depan.” Kak Dito mengawali ceritanya kepada tim redaksi kirana.
KML atau singkatan dari “Kursus Mahir Lanjutan” angkatan XVIII Kwarcab Kabupaten Bandung ini terselenggara atas kerjasama Kementrian Pemuda dan Olah raga dengan Kwarcab Kabupaten Bandung, peserta KML terlebih dahulu harus mengikuti KMD atau “Kursus Mahir Dasar”. Dalam kegiatan KML yang 80%nya adalah kegiatan praktek ini peserta diberikan banyak sekali materi, mulai dari materi tentang; AD/ART, Program kegiatan, pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan, bagaimana membina dengan sistem Among, cara mengelola ambalan dan gugus depan, outdor activity, NAPZA, pengetahuan kompas dan peta pita serta masih banyak lagi materi-materi pramuka yang disampaikan secara mendalam.
“Membina atau dalam kapasitas saya saat ini adalah membantu pembina di golongan penegak adalah hal yang sangat menarik serta susah-susah gampang. Pada intinya sistem among yang diterapkan juga upaya pendidikan karater melalui kegiatan kepramukaan sudah sangat tepat, mengingat pengalaman saya sebagai pramuka penegak yang selalu menginginkan kegiatan yang menarik, menantang dan dalam suasana kekeluargaan yang menyenangkan. Hal lain yang tidak bisa diabaikan adalah potensi-potensi yang luar biasa dalam diri anggota pramuka yang akan tereksplor melalui kegiatan-kegiatan kepramukaan.” Mengakhiri wawancara tim Kirana. [Red]
H. Mutahar, mengabdi dengan nada.
|
|
comments (1)
|
Kami Pramuka Indonesia
manusia pancasila
satya ku kudarmakan
darma ku kubaktikan
agar jaya indonesia
indonesia
tanah airku
kami jadi pandumu
Pasti sudah hafal kan dengan lirik lagu diatas? Seorang anggota Gerakan Pramuka memang seharusnya tau dan hafal dengan lirik tersebut, bagaimana tidak, lirik diatas adalah lirik dari Hymne Pramuka yang sering kita nyanyikan.
Tidak lain dan tidak bukan, Husein Mutahar atau yang lebih dikenal dengan sebutan H. Mutahar, lahir di Semarang 5 Agustus 1916 dan wafat di Jakarta 9 Juni 2004 pada usianya yang ke-87 tahun, seorang tokoh Pandu dan Pramuka Indonesia, komposer musik Indonesia terutama lagu kebangsaan dan lagu anak-anak. Kak mutahar juga Ikut mendirikan dan bergerak sebagai pemimpin Pandu serta kemudian menjadi anggota Kwartir Besar Organisasi Persatuan dan Kesatuan Kepanduan Nasional Indonesia "Pandu Rakyat Indonesia", 28-12-1945 s.d. 20-5-1961. Tidak sampai disitu Kak Mutahar juga Ikut mendirikan dan aktif sebagai Pembina Pramuka, berperan serta sebagai anggota Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Andalan Nasional Urusan Latihan pada tahun 1961-1969, Sekretaris Jenderal Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka, 1973 -1978, dan anggota biasa, 1978-2004. Memang Pramuka tak mengenal kata ‘Pensiun’ dalam mengabdi dan berkarya itu tersemat dalam hidup Kak Mutahar, bahkan karya terakhirnya Digahayu Indonesiaku menjadi lagu resmi HUT-RI ke-50.
Hymne Pramuka ini merupakan salah Master piece Kak Mutahar. Dalam liriknya tersemat banyak makna dan pesan-pesan bagi kita sebagai anggota Pramuka, ‘Manusia Pancasila’ salah satu pesan yang ingin Kak Mutahar sampaikan kepada kita sebagai anggota Pramuka untuk tetap mengamalkan dan memaknai pancasila, terpecahnya bangsa karena berbagai perbedaan adalah salah satu tanda-tanda makna ‘Manusia Pancasila’ tersebut mulai memudar. Jadi, mari kita nyanyika Hymne Pramuka dengan penuh hikmat, memaknai setiap liriknya dengan hati dan mengamalkannya. Berbagai sumber.
Perkemahan Pelantikan Ramu-Rakit dan Pelatihan Tata Cara Upacara Bendera
|
|
comments (0)
|
Kegiatan yang berlangsung dari hari Sabtu(19/10) hingga Minggu(20/10) ini berjalan dengan lancar dan meriah. Pangkalan SDN Cikuya 1,2 memang bekerjasama menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Pelantikan Ramu Rakit. Dengan tujuan mengaktifkan anggota Pramuka SDN Cikuya 1,2 kearah yang positif agar dapat berprestasi di berbagai bidang melalui kegiatan-kegiatan seperti pentas seni dan api unggun.
Kegiatan dilanjutkan dengan jalan malam untuk mempererat tali persaudaraan dan kerjasama tim serta di harapkan dapat hidup di berbagai macam kondisi. Disamping itu juga ada satu kegiatan yang berbeda tahun ini, yaitu pelatihan upacara bendera yang memang jarang dilaksanakan di pangkalan-pangkalan lainnya, kegiatan ini bertujuan untuk mencetak siswa-siswi yang dapat mengabdi bagi bendera merah putih dan NKRI seperti yang di kemukakan oleh Kak Elin Selaku Pembina SDN Cikuya 2.
Penerapan Dharma dan Tri Satya pun di terapkan dalam kegiatan Perkemahan dan Pelatihan sehingga banyak memberikan pelajaran bagi adik-adik kita di SDN Cikuya 1,2. Adik kita yang satu ini pun mengungkapkan kegembiraannya, Fadli Siswa kelas 6A SDN Cikuya 2 ini mengatakan “senang bisa berkumpul bersama teman-teman, belajar bersama, dan saya sangat menunggu materi kegiatan penyampaian isyarat Morse”.
Ayo pangkalan-pangkalan lainnya, jangan mau kalah dengan SDN Cikuya 1,2 yang sudah sukses menyelenggarakan Perkemahan Pelantikan Ramu Rakit dan Pelatihan Tata Cara Upacaranya dengan samgat meriah.
Salam Pramuka !
Pelantikan SMA Bina MudaCicalengka
|
|
comments (0)
|
Hallokakak dan adik Pramuka Cicalengka, pada hari Sabtu-Minggu 21-22 September 2013dilaksanakan acara pelantikan ekstrakulikuler SMA Bina Muda Cicalengka yangtelah menjadi agenda sekolah pada setiap tahunnya. Dilaksanakan di bumiperkemahan Kiarapayung Jatinangor, acara pelantikan ini diikuti oleh seluruh ekstrakulikuleryang ada di SMA Bina Muda Cicalengka, dan salah satunya adalah KepramukaanAmbalan SMA Bina Muda Cicalengka.
Tidakseperti pelantikan pada tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini pelantikan diSMA Bina Muda memiliki ciri khas berbeda yaitu dengan diwajibkannya seluruhpeserta pelantikan mengenakan pakaian pramuka tanpa terkecuali. Pemandangan sepertiini menjadi hal yang istimewa bagi Ibu Dedeh Warliah selaku pembina pramukaputri ambalan SMA Bina Muda Cicalengka. “Acara pelantikan pada tahun inisangatlah berbeda pada tahun-tahun sebelumnya, saya merasakan ada hal yang barudisini” tutur Ibu Dedeh.
Salah satuanggota pramuka yang hadir pada acara pelantikan ini mengatakan bahwa “Acarapelantikan ini sangatlah mengesankan dan menyenangkan, karena setiap siswa barudiwajibkan mengenakan pakaian pramuka tidak seperti tahun-tahun sebelumnya”.Acara pelantikan ini bertujuan untuk meresmikan calon anggota baru yangmengikuti ekstrakulikuler di SMA Bina Muda Cicalengka, termasuk pramuka ambalanSMA Bina Muda Cicalengka. [] oleh : Chandra
Bapak Pramuka Indonesia
|
|
comments (0)
|
Siapa yang tau siapakah Bapak Pramuka Indonesia???

Dialah Sri Sultan Hamengkubuwono ke-IX, banyaknya organisasi-organisasikepanduan yang berkembang di Indonesia pada sebelum Proklamasi dan sesudahProklamasi, akhirnya dapat disatukan setelah terbitnya kepresRI No. 238/1961yang melebur seluruh organisasi kepanduan dalam satu wadah yaitu “GerakanPramuka” yang diperkenalkan pada tanggal 14 Agustus 1961 dengan penyerahanpanji-panji Gerakan Pramuka dari Presiden Soekarno kepada Sri Sultan HamengkubuwonoXI, dan akhirnya hari itu diperingati sebagai Hari Pramuka.
Asal terbentuknyaGerakan Pramuka memang terdiri dari berbagai Organisasi Kepanduan dengan latarbelakang yang berbeda-beda yang tersebar diseluruh tanah air, dalamperjalanannya menjadi Gerakan Pramuka tidak terlepas dari peran penuh SriSultan “Bangsawan yang Demokratis” ini hingga pada akhirnya ia dipercaya mengiringi perjalananGerakan Pramuka selama 4 periode sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramukapada masa bakti 1961-1963, 1963-1967, 1967-1970 dan 1970-1974.
Keuletan, gagasan dan konsep-konsep cemerlang SriSultan tidak hanya tertuang dan menjadi dasar dalam mengembangkan Gerakan Pramuka di Indonesia, juga mendapat sambutan luar biasa bagi OrganisasiKepanduan Internasional. salah satunya adalah pidatonya pada KongresKepramukaan Sedunia tahun 1971yang mengajak organisasi kepramukaan turutterlibat dalam pembangunan masyarakat. akhirnya konsep yang dipaparkan daripidato tersebut menjadi arah baru pembinaan kepanduan internasional.
Berkat jasa-jasanyayang luar bisa bagi Organisasi Kepanduan maka pada tahun 1974 Sri Sultandianugrahi Bronze Wolf Award Pengharagaan tertinggi dari World Organization ofthe Scout Movement (WOSM). Beliau adalah orang Indonesia pertama yang mendapatpenghargaan tersebut setelah sebelumnya pada tahun 1973 Sri Sultan jugamenerima penghargaan Silver World Award dari Boys Scout of America.
akhirnya padaMusyawarah Nasional tahun 1988 di Dili Timor-timor, melalui SK No.10/MUNAS/88 ditetapkanlah Sri SultanHamengkubowono IX sebagai “Bapak Pramuka Indonesia” juga dianugrahkannyaLencana Tunas Kencana kepada Sri Sultan sebagai penghargaan tertinggi dariGerakan Pramuka Indonesia. -digan
