Rubrik Kirana

H. Mutahar, mengabdi dengan nada.

Posted by kiranabuletinpramuka on October 29, 2013 at 3:20 PM

Kami Pramuka Indonesia

manusia pancasila

satya ku kudarmakan

darma ku kubaktikan

agar jaya indonesia

indonesia

tanah airku

kami jadi pandumu

Pasti sudah hafal kan dengan lirik lagu diatas? Seorang anggota Gerakan Pramuka memang seharusnya tau dan hafal dengan lirik tersebut, bagaimana tidak, lirik diatas adalah lirik dari Hymne Pramuka yang sering kita nyanyikan.

Tidak lain dan tidak bukan, Husein Mutahar atau yang lebih dikenal dengan sebutan H. Mutahar, lahir di Semarang 5 Agustus 1916 dan wafat di Jakarta 9 Juni 2004 pada usianya yang ke-87 tahun, seorang tokoh Pandu dan Pramuka Indonesia, komposer musik Indonesia terutama lagu kebangsaan dan lagu anak-anak. Kak mutahar juga Ikut mendirikan dan bergerak sebagai pemimpin Pandu serta kemudian menjadi anggota Kwartir Besar Organisasi Persatuan dan Kesatuan Kepanduan Nasional Indonesia "Pandu Rakyat Indonesia", 28-12-1945 s.d. 20-5-1961. Tidak sampai disitu Kak Mutahar juga Ikut mendirikan dan aktif sebagai Pembina Pramuka, berperan serta sebagai anggota Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Andalan Nasional Urusan Latihan pada tahun 1961-1969, Sekretaris Jenderal Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka, 1973 -1978, dan anggota biasa, 1978-2004. Memang Pramuka tak mengenal kata ‘Pensiun’ dalam mengabdi dan berkarya itu tersemat dalam hidup Kak Mutahar, bahkan karya terakhirnya Digahayu Indonesiaku menjadi lagu resmi HUT-RI ke-50.

Hymne Pramuka ini merupakan salah Master piece Kak Mutahar. Dalam liriknya tersemat banyak makna dan pesan-pesan bagi kita sebagai anggota Pramuka, ‘Manusia Pancasila’ salah satu pesan yang ingin Kak Mutahar sampaikan kepada kita sebagai anggota Pramuka untuk tetap mengamalkan dan memaknai pancasila, terpecahnya bangsa karena berbagai perbedaan adalah salah satu tanda-tanda makna ‘Manusia Pancasila’ tersebut mulai memudar. Jadi, mari kita nyanyika Hymne Pramuka dengan penuh hikmat, memaknai setiap liriknya dengan hati dan mengamalkannya. Berbagai sumber.

 

Categories: Tokoh Kita

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

1 Comment

Reply widi
2:39 AM on November 5, 2013 
mantaaap!!!!